Disbudpar Kota Bandung Beri Pelatihan kepada Front Office Hotel

Para peserta pelatihan Front Office Hotel, Pemateri dan Jajaran Disbubpar Kota Bandung Foto bersama.

Jelajahnusa.com, BANDUNG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung terus mendorong kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang kepariwisataan untuk meningkatkan pendapatan daerah. Salah satunya, dengan menyelenggarakan pelatihan Petugas Front Office Hotel di Kota Bandung.
Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari petugas front office hotel dari Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Bumi Melati Kota Bandung yakni bintang dua, hotel bintang satu dan hotel non bintang mengikuti pelatihan ini di Fave Hotel Braga selama dua hari pada 25-26 April 2019.

Pelatihan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari dengan menghadirkan narasumber para General Manager dari IHGMA Jawa Barat.

Kenny mengatakan, Disbudpar Kota Bandung melalui Bidang Pariwisata berkomitmen mengembangkan kepariwisataan dan pembinaan kemitraan serta peningkatan kualitas SDM “Pariwisata saat ini telah menjadi salah satu kebutuhan masyarakat dan juga menjadi salah satu tulang punggung ekonomi Kota Bandung,” ungkap Kenny.

Menurut dia, front office adalah salah satu departemen yang ada di hotel yang memiliki tanggung jawab atas penerimaan pemesanan kamar, melakukan proses check in dan check out dan merupakan departemen yang paling depan di hotel. Selain itu, front office merupakan departemen yang menjadi first impression of the hotel dan menjadi the last impression (kesan terakhir) sebelum meninggalkan hotel.

Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Nanang Sodikin mengatakan, front office harus mampu memberikan pelayanan yang sangat baik dan bisa membuat tamu merasa nyaman. Front office juga harus mampu memberikan pelayanan informasi, membuat laporan hotel occupancy serta menangani keluhan tamu.

Petugas front office memiliki peran yang sangat penting karena mereka adalah petugas terdepan dan pertama kali akan berhubungan langsung dengan pengunjung atau pelanggan.
“Mengingat pentingnya peran petugas front office maka dipandang perlu untuk melaksanakan kegiatan pelatihan ini. Melalui pelatihan ini, kami berharap para petugas front office Pariwisata dapat lebih memahami tugas dan fungsinya serta memaksimalkan perannya dan mampu meningkatkan manfaat bagi tempat di mana mereka bertugas serta bagi kepariwisataan di Kota Bandung,” ucap Nanang.

Hotel Manager Fave Hotel Braga Andri Novriandi melepaskan kartu peserta pada penutupan Pelatihan Front Office Hotel.

Hotel Manager Fave Hotel Braga Andri Noviandri mengaku bangga dan senang bisa ikut menyukseskan pelatihan front office ini. Sebagai tuan rumah, dirinya selalu mendukung program pemerintah dalam mengembangkan Pariwisata.

Front office istilah lainnya yaitu front liners yaitu garis depan. Pelatihan ini membekali mereka untuk lebih memahami perannya sebagai pusat informasi hotel. Keberadaan FO bisa mencerminkan seluruh hotelnya. Tamu akan betah tinggal di hotel apabila FO nya ramah dan melayani dengan sangat baik,” ungkap dia. (taofik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here