Menpar Ingin Lulusan Poltekpar Medan Kelola Destinasi Kelas Dunia Danau Toba

Jelajahnusa.com, MEDAN – Menteri Pariwisata (Menpar) Dr.Ir. Arief Yahya, MSc. Menyatakan agar para lulusan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan, Sumatera Utara (Sumut) diharapkan menjadi pebisnis dan pengelola profesional industri pariwisata di destinasi pariwisata Danau Toba, yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai satu di antara 4 destinasi super prioritas yang akan dikembangkan menjadi ‘Bali Baru’ dan menjadi destinasi pariwisata kelas dunia.

”Destinasi pariwisata Danau Toba  nanti  menjadi destinasi pariwisata kelas dunia. Di sana akan banyak berdiri hotel dan resort  internasional. Kalianlah (para lulusan Poltekpar Medan) yang nanti menjadi general manager (GM)-nya. Kalianlah yang akan memenangkan persaingan di era digital tourism 4.0,” kata Menpar Arief Yahya dalam acara Wisuda ke-21 Poltekpar Medan di  Santika Premiere  Dyandra Hotel & Convention  Medan, Kamis siang (18/7/2019).

Menpar Arief Yahya menjelaskan, Presiden Jokowi telah menetapkan 10 destinasi pariwisata prioritas (DPP) kemudian dari 10 DPP tersebut ditetapkan 4 DPP super prioritas yakni; Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo. Untuk mempercepat terwujudnya rencana tersebut Pemerintah mengalokasikan dana Rp 6,4 triliun (Danau  Toba sekitar Rp 2 triiun)  untuk  mempercepat pembangunan infrastruktur dan unilitas di kawasan wisata tersebut . ”Kini mulai banyak invesor yang masuk ke Toba. Dalam waktur dekat ada 7 hotel dan resort di sana,” kata Arief Yahya.

Danau sebagai destinasi pariwisata kelas dunia harus miliki unsur utama 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas) berkelas dunia. Untuk atraksi Danau Toba menjadi UNESCO  Geopark;  aksesibilitas ke Toba memiliki Bandara Internasional Silangit;  sedangkan amenitas kini mulai masuk investor hotel dan resort internasional. yang dalam waktu dekat akan berdiri  7 hotel di sana.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, lulusan Poltekpar Medan merupakan generasi yang dipersiapkan memasuki  persaingan di  era digital tourism 4.0 ditandai dengaqn dominasi kaum millennials yang 100% sudah digital.

”Digital Tourism 4.0  di industri pariwisata ditandai dengan 51 persen wisatawan mancanegara (wisman) yang datang atau inbound ke Indonesia kaum millennials. Mereka dalam melakukan  aktivitas pariwisata (search, book, and pay ) 70 persen  menggunakan media sosial. Kalianlah yang siap menghadapi persiangan di era Digital Tourism 4.0,” kata Arief Yahya.

Arief Yahya menegaskan kepada  para  wisudawan dan wisudawati bahwa disiplin ilmu dan ketrampilan di bidang pariwisata memerupakan pilihan yang tetap atau on the track karena industri jasa memiliki tingkat pertumbuhan devisa yang luar biasa. Pariwisata Indonesia tumbuh signifikan pada Januari-Desember 2018 mencapai 12,58 persen  atau jauh di atas pertumbuhan pariwisata di kawasan regional 7,4 persen dan pariwisata dunia tumbuh 5,6%.

“Begitu pula devisa yang dihasilkan tahun ini diperkirakan mencapai US$ 18 miliar atau berada di ranking teratas mengalahkan CPO. Kalau di era tahun 1980-an, kita selalu menyebut penghasil devisa di Indonesia dengan migas dan nomigas, tapi era sekarang kita menyebut dengan pariwisata dan non- pariwisata,” kata Arief Yahya.

Direktur Poltekpar Medan Dr Anwari Masatip S.Sos,MM menyatakan,  Poltekpar Medan mewisuda sebanyak 363 orang mahasiswa dan mahasiswi yang terdiri dari 37 orang lulusan Diploma IV dan 326 orang lulusan Diploma III. ” Berdasarkan dari hasil tracer study sebanyak 77% telah bekerja di sektor pariwisata dan sisanya 23% dalam proses menunggu mendapatkan pekerjaaan selama 3,5 bulan ke depan,”  katanya seraya mengatakan, sebagai wisudawan terbaik Tahun 2019 adalah Letare Ulima dengan IPK 3.57 (Predikat : Terpuji) dari Program Studi Manajemen Patiseri (MPI).Hadir dalam acara wisuda tersebut  Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Deputi Bidang Pengembangan Industridan Kelembagaan Kemenpar  Dra. Ni Wayan Giri Adnyani, M.Sc, dan para direktur dan ketua Poltekpar di lingkungan Kemenpar. (taofik/rilis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here