Pemprov Jabar Angkat Kampanye “Nomadic Traveller On Two Wheels” melalui West Java Famtour

JELAJAH NUSA – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat DR.H.Dedi Taufik, MSi menyampaikan bahwa Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat konsisten dengan konsep “Nomadic Traveller” sebagai portofolio pengembangan pemasaran pariwisata Jawa Barat. Hal ini nampak dengan hadirnya tujuh orang perwakilan Tour Operator/Agency dan media potensial Malaysia yang akan menikmati keindahan alam dan budaya Jawa Barat selama 7 (tujuh) hari, mulai tanggal 3 sampai dengan 9 Maret 2019.

Kadisparbud Jabar DR.H.Dedi Taufik, MSi

Keunikan Famtour ini adalah digunakannya kendaraaan roda dua oleh seluruh peserta yang sesuai dengan kampanye “Nomadic Traveller on Two Wheels” di mana para peserta akan menjelajahi keindahan alam dan budaya Pantai Selatan Jawa Barat.

Kabid Pemasaran Disparbud Jabar Iwan Darmawan, SH,MIp turut mendampingi Kadisparbud Jabar saat menyambut peserta famtour yang mengawali perjalanannya dari Pojok Ruang Publik di kawasan Kantor Disparbud Jabar, Minggu, (3/32019).

Sejumlah destinasi yang akan menjadi tujuan para traveller ini, yaitu Gedung Sate, Pangalengan, Perkebunan Teh Malabar, Rafting Palayangan, Pantai Ranca Buaya, Perkebunan Karet Sancang, sejumlah destinasi di Pangandaran seperti Green Canyon dan Batu Karas, daerah Cikatomas, Cipanas Hot Spring Resort, dan Kawah Kamojang.

Untuk destinasi budaya peserta akan menikmati pengalaman unik di sentra pengrajin batik dan bordir di Tasikmalaya, Kampung Adat Dukuh, Kampung Adat Naga, mencoba kuliner Kupat Tahu Singaparna dan kesegaran ikan di Pasar Ikan Pangandaran serta bermalam di tempat yang unik pula sesuai dengan konsep Nomadic Traveller antara lain di Eco Lodge Citumang Pangandaran, Atnawa Beach Resort, Sumber Alam Resort Garut dan Malabar Guest House.

Sesuai data BPS Tahun 2018, wisatawan asal Malaysia yang datang ke Jawa Barat dari pintu masuk Bandara Husein Sastranegara adalah sebesar 67 persen dari total kunjungan wisawatan mancanegara sehingga Malaysia merupakan pangsa pasar terbesar untuk pariwisata Jawa Barat. (Disparbud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here