Kali Gono Banjir Bandang, Empat Operator Wisata Meninggal

ilustrasi

JELAJAH NUSA, MAGELANG – Dunia Pariwisata kembali berduka. Bencana banjir bandang terjadi di Litle Ubud River Tubing Kali Gono, Desa Tampir Wetan, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Rabu (13/3/2019). Akibatnya, empat operator wisata meninggal setelah hanyut terbawa banjir.

Berdasarkan Press Realese dari Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI), para korban sedang mengikuti kegiatan JITEX yang diadakan DPD ASPPI Yogyakarta pada tanggal 10 Maret hingga 12 Maret. Setelah JITEX berakhir, sebanyak 15 peserta memperpanjang masa tinggal di Yogyakarta dan mengikuti wisata tambahan yaitu River Tubing di Litle Ubud, Magelang pada Rabu (13/3).

Pada pukul 14.00, mereka memulai aktivitas River Tubing dan terjadi banjir bandang. Akibat banjir tersebut, empat orang meninggal dunia dan jasadnya telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Muntilan, Magelang.

Keempat korban meninggal tersebut yaitu Tantri Aristiawati dari Nitour (anggota DPD ASPPI DKI Jakarta), Yully Wu dari Yope Vacations (anggota DPD ASPPI DKI Jakarta), Sicilia Mantjoeng dari Advent Tour Jakarta (anggota DPD ASPPI DKI Jakarta) dan Datin Hanisa dari Malaysia.

Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi mengatakan, banjir bandang tiba tiba datang saat para peserta sedang beristirahat di sela River Tubing. ”Mereka ini para operator wisata dari berbagai daerah. Mereka mencoba wahana River Tubing namun tiba-tiba banjir datang dan menghayutkan para peserta,” ujar Kapolres.

Menurut dia, River Tubing selayaknya rafting. Pengelola pun sudah menerapkan sistem standar keamanan seperti melengkapi peserta dengan helmet, pelampung keselamatan dan pelindung kaki. Namun, saat itu arus sungai tiba-tiba datang sangat deras dan menghanyutkan peserta. (taofik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here