Gurilaps Konsen Kembangkan Safety Adventure

JELAJAH NUSA – PT Jasa dan Kepariwisataan Jabar (PT Jaswita Jabar) merupakan Badan Usaha Milik Daerah Provinsi Jawa Barat kini mengembangkan core bisnisnya di bidang kepariwisataan yaitu Gurilaps. Gurilaps adalah marketplace berbasis aplikasi mobile yang menyediakan paket wisata “safe adventure” di Jawa Barat yang baru diluncurkan pada 17 November 2018.

Namun demikian, meski Jawa Barat memiliki ratusan destinasi wisata petualangan, tidak semua memenuhi standar keamanan bagi wisatawan. Gurilaps hanya menjual paket wisata adevnture yang dianggap aman setelah melakukan kurasi.

”Kami tidak hanya membuka market bagi orang melihat atau booking tempat wisata. Tapi kami memperhatikan aspek keselamatan. Wisata alam itu rentan dengan keselamatan. Karakter masyarakat kita ini, semakin tak aman semakin ramai,” ujar General Manajer Gurilaps Irawan kepada Jelajah Nusa di Gedung Majestic, Jalan Braga, Jumat (15/2).

Menurut dia, banyak destinasi wisata petualangan yang berasal dari hobi. Misalnya, di suatu daerah terdapat aliran sungai. Penduduk sekitar mencoba-coba rafting. Lalu datanglah orang luar yang ingin mencoba. Dari situ wisata petualangan terus berkembang. Namun, aspek keselamatan masih belum terlalu dipertimbangkan.

Ya, walaupun kan yang namanya keselamatan tidak bisa 100 persen dipastikan. Kita sudah berusaha penuhi standar safety, kadang ada hal tak terduga. Namun demikian, kita berusaha me-manage safety,” ujarnya.

Di negara maju, kata dia, faktor keselamatan menjadi nilai jual. Para wisatawan justru hanya menginginkan berwisata jika standar keamanan terpenuhi dengan baik. Oleh karena itu, dengan nilai jual keselamatan, dirinya menginginkan Gurilaps bukan hanya sekedar menjadi markletplace tetapi juga  pilihan.

Selain safety, faktor lain yang menjadi konsen Gurilaps yakni wisata wawasan dan konservasi. Jabar tidak kekurangan sejarah dan budaya. Pihaknya ingin mengembangkan wilayah yang memiliki story telling yang disampaikan ke wisatawan.

Sementara wisata konservasi, imbuhnya, merupakan visi dari pemerintah yang melindiungi lingkungan. ”Kami sadar, tanpa konservasi alam akan rusak bahkan hilang,” tegasnya.

Dirinya berharap, semua elemen bisa bersama-sama mewujudkan ketiga konsen tersebut. Bukah hanya tugas Gurilaps, operator, pemerintah tetapi juga masyarakat sebagai wisatawan. (taofik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here