Inovasi Western Digital, Atasi Masalah Penyimpanan Data Digital

Channel Sales Manager Western Digital Merry Tjhin (kiri) dan Research Director Deka Insight Mamik S Leonardo.

Jelajahnusa.com, BANDUNG –  Smartphone sudah menjadi barang yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Ponsel kini menjadi alat serbaguna yang bisa menyimpan semua data baik dokumen, foto hingga video.

Namun, apa jadinya jika data yang disimpan hilang karena tidak muat dengan kapasitas penyimpanan di ponsel. Tentunya, hal ini bisa berdampak pada mood dan menghambat aktivitas.

Menurut survei oleh DEKA yang dikomisikan oleh Western Digital Corp. berjudul Indonesian Consumer Mobile Habit and Data Management Survey, 67 persen orang Indonesia pernah kehilangan data di smartphone mereka, yang berujung pada perasaaan kesal.

”Lebih dari 80 persen responden survey telah menyadari pentingnya melakukan back-up data. Namun, hanya sepertiga dari mereka yang melakukan back-up secara teratur selama sebulan sekali. Riset ini melibatkan 1.120 responden dari 6 kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Medan, dan Makassar,” ungkap Research Director Deka Insight Mamik S Leonardo.

Sementara itu, Channel Sales Manager Western Digital Merry Tjhin mengatakan, untuk mengatasi masalah tersebut, pihaknya menawarkan solusi mobile storage dengan brand SanDisk, yaitu SanDisk Dual Drive dan iXpand Flash Drives.

Western Digital menciptakan lingkungan untuk pengembangan data. Perusahaan ini mendorong inovasi yang dibutuhkan untuk membantu para pelanggan dalam menciptakan, menyimpan, mengakses dan mentransformasi data. Solusi-solusi data-sentris Western Digital dipasarkan dalam merek-merek G-Technology, HGST, SanDisk, Upthere, dan WD.

”Solusi mobile storage SanDisk dirancang untuk membantu pengguna dengan mudah membebaskan memori smartphone, di mana pun dan kapan pun. Pengguna hanya perlu menyambungkan smartphone mereka dengan USB OTG SanDisk Dual Drive (Android) atau iXpand Flash Drive (iPhone) untuk memindahkan foto dan video dan membebaskan memori pada smartphone mereka,” ungkap Merry. (taofik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here