Wednesday , December 12 2018
Home / Destinasi / Jemput 100.000 Wisman Spanyol, Kemenpar Gelar Sales Mission Di Madrid

Jemput 100.000 Wisman Spanyol, Kemenpar Gelar Sales Mission Di Madrid

Sales Mission yang digelar Kemenpar di Madrid ini juga membuka sesi tanya tanya (Table top session) bagi para tour operator Spanyol yang menginginkan informasi lengkap tentang destinasi yang diinginkan di Indonesia. Foto:Dok

JELAJAH NUSA – Untuk menyakinkan Indonesia siap menerima tamu wisatawan mancanegara asal Spanyol,Kementerian Pariwisata (Kemenpar) pekan ini menggelar Misi Penjualan Pariwisata 2018 bekerja sama dengan KBRI Madrid di Madrid.

Seperti diketahui, pemerintah Indonesia menargetkan pada 2018 jumlah wisatawan asal Spanyol mencapai 100.000 orang, menyusul dengan gencarnya promosi obyek wisata ke negara matador tersebut.

“Pariwisata sebagai salah satu sektor prioritas dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia dan pariwisata merupakan sumber pendapatan terbesar kedua bagi Pemerintah Indonesia,” kata Dubes RI untuk Spanyol, Hermono dalam siaran persnya dari London,Rabu (10/10/2018).

Hermono mengatakan kegiatan misi penjualan tersebut dihadiri lebih dari 30 peserta yang terdiri dari kalangan profesional atau pelaku bisnis industri pariwisata, tur operator internasional dan lokal Spanyol.

Dubes Hermono menjelaskan secara rinci sejak tahun 2016, Pemerintah Indonesia meluncurkan 10 destinasi “Bali Baru” yaitu Danau Toba (Sumut), Tanjung Kelayang (Babel), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (Jakarta), Borobudur (Jateng), Bromo Tengger Semeru (Jatim), Mandalika (NTB), Labuan Bajo (NTT), Wakatobi (Sultra), dan Morotai (Malut).

Menurut Hermono, kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong kenaikan turis Spanyol ke Indonesia, salah satunya melalui kegiatan promosi dan menfasilitasi pertemuan kalangan industri pariwisata.

Pada misi penjualan kali ini, Kemenpar RI membawa perusahaan agen perjalanan dan tur operator Indonesia yaitu SalvajeSumatra Tour, Indonature Travel, Come2Indonesia dan PT Flores Komodo Tours untuk dipertemukan dengan mitranya di Spanyol.

“Meskipun beberapa waktu belakangan ini Indonesia sedang dirudung bencana alam, hal ini tidak berarti upaya mengembangkan pariwisata di Indonesia terhenti. Bahkan justru menjadi pendorong untuk bekerja lebih keras mencapai target yang diharapkan,” ujar Hermono.

Tahun 2016 jumlah turis asing ke Indonesia mencapai 12 juta orang, tahun 2017 naik menjadi 14 juta orang, sementara target tahun 2018 sebesar 17 juta wisatawan.

Khusus turis Spanyol yang datang ke Indonesia sejak tahun 2011 hingga 2017 terus mengalami peningkatan setiap tahun.

Pada tahun 2011 jumlah turis Spanyol hanya 25.500 orang, sedangkan tahun 2017 meningkat menjadi 80.942 orang.

Sementara untuk tahun 2018, target turis Spanyol diharapkan mencapai 100.000 orang. Kegiatan misi penjualan ini dimeriahkan dengan penampilan tarian tradisional Tari Cendrawasih dari Bali dan Tari Lancang Kuning dari Riau.

(adh)

Check Also

Luar Biasa,Presiden Siapkan Dana Rp 5 Triliun Untuk Kebudayaan

JELAJAH NUSA – Sebuah babak baru akan dimulai bagi pelaku seni dan budaya tanah air. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

bankbjb.co.id