Monday , December 10 2018
Home / Lifestyle / Fotografi / Film Indonesia Juara Di Festival Film Slowakia

Film Indonesia Juara Di Festival Film Slowakia

Festival of Sustainable Development Film (EkotopFilm/EnviroFilm) yang digelar di kantor walikota Bratislava, Slowakia, akhir pekan, melahirkan sineas-sineas baru. Foto:IG

JELAJAH NUSA – Film Aquiescence garapan Fierrany Halita dari Indonesia memenangkan hadiah utama untuk kategori F-Kids (Anak-anak) dalam International Festival of Sustainable Development Film (EkotopFilm/EnviroFilm) yang digelar di kantor walikota Bratislava, Slowakia, akhir pekan.

Penghargaan kepada pemenang untuk kategori ini diberikan Kementerian Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, Riset dan Olah Raga Republik Slowakia, demikian Counsellor Pensosbud KBRI Bratislava, Lely Meiliani di London, Senin (7/5/2018).

Penghargaan untuk Film Indonesia diterima Dubes RI untuk Slowakia, Adiyatwidi Adiwoso mewakili Fierrany Halita yang tidak dapat hadir dalam acara penganugerahan tersebut.

Namun pada kesempatan tersebut ditayangkan rekaman Fieranny yang menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan tersebut.

Menurut Fierrany, ia tidak menyangka karyanya mendapatkan penghargaan utama. Film ini adalah karya pertama dari tugas akhirnya sebagai siswa Visual Communication Design Animation di Universitas Binus.

Film Aquiescence garapan Fierrany Halita dari Indonesia memenangkan hadiah utama untuk kategori F-Kids (Anak-anak) dalam International Festival of Sustainable Development Film. Foto:IG

Film Aquiescence, adalah film animasi pendek bertema lingkungan. Tidak seperti film-film animasi pada umumnya, dimana peran karakter lebih aktif, tetapi dalam film ini dibuat pasif dan lingkungannya dibuat aktif.

Film ini menceritakan tentang pohon beringin bernama ‘Fig’ yang menjadi saksi dari serangkaian peristiwa yang terjadi di sekitarnya yang selalu berubah setiap saat.

Ekotop Film/Enviro Film berlangsung selama 44 tahun dan menjadi festival film terbesar di Slowakia. Selain itu, festival film ini secara khusus bertemakan tentang kelestarian lingkungan. Untuk tahun ini, panitia menerima 1.300 film dari berbagai negara dan hanya 86 film yang dapat masuk dalam kompetisi.

Penghargaan yang diberikan pada ajang Film Festival Internasional terdiri dari 7 kategori yaitu kategori A’Explore Nature’Nature and Natural Science, B’Success Stories, C’Current Stories, D’Shorts, E’Features: Sustainability and Us, F’Kids dan G’Short films. Perolehan penghargaan tersebut menjadi yang pertama kalinya bagi Indonesia di ajang film festival ini.

(adh/ant)

Check Also

Kemenpar Targetkan 5 Juta Wisatawan Halal Tourism Tahun 2019

JELAJAH NUSA – Kementerian Pariwisata (Kemenoar)  mencanangkan dua target wisata halal di tahun 2019 yakni …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

bankbjb.co.id