Wajib Bawa Tumbler, STIE Ekuitas Komitmen Kurangi Sampah Plastik

ilustrasi

Jelajahnusa.com, BANDUNG –  Sampah plastik menjadi sebuah permasalahan yang sangat rumit dipecahkan oleh pemerintah. Masifnya kemasan berbagai produk yang mengggunakan plastik membuat sampah plastik kian hari kian mengunung. Akibatnya, plastik menjadi sumber bencana bagi warga dunia bahkan mengancam keberlangsungan biota laut.

Melihat fenomena tersebut, pihak Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ekuitas aktif mengampanyeukan pengurangan sampah plastik. Ketua STIE Ekuitas Dr.rer.nat. Martha Fani Cahyandito, SE, MSc., CSRS secara tegas melarang  warga kampusnya untuk membawa air mineral kemasan plastik ke dalam kampus.

”Solusinya, semua orang harus membawa botol minum atau tumbler masing-masing. Kami menyediakan air minum di dispenser. Sehingga, tinggal isi ulang saja. Diharapkan, dengan kampanye membawa tumbler ini dapat mengurangi sampah plastik,” ungkap Fani kepada jelajahnusa.com di kantornya, Jalan PH.H Mustafa, Kota Bandung, Jumat (22/11/2019).

Saat Puncak Dies Natalis ke-18 lalu, STIE Ekuitas juga mengundang PD Kebersihan Kota Bandung. Pihaknya menyatakan dukungan kepada Pemkot Bandung untuk program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan) dalam mengatasi sampah plastik.

Selain itu, upaya lain yang dilakukan pihak kampus dalam mengurangi sampah adalah membenahi kantin. Menurut Fani, sampah dari para pedagang akan dikumpulkan dan dipilah.

”Nanti sampah organiknya bisa dibuat kompos atau biogas. Para pedagang bisa memanfaatkan gas untuk kompor-kompornya. Selain mengurangi sampah juga sebagai penghematan,” ungkap dia.

Dia berharap, dengan menanamkan kesadaran akan pentingnya mengurangi sampah plastik di kampus, bisa terbawa ke lingkungan rumahnya masing-masing. (taofik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here