16 Perayaan Besar Dunia Ditampilkan dalam Food Display Mahasiswa Manajemen Patiseri STP Bandung

Seluruh Mahasiswa Semester 5 Prodi Manajemen Patiseri foto bersama saat pembukaan Food Display.

Jelajajahnusa.com, BANDUNG – Mahasiswa Program Studi Manajemen Patiseri Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) NHI Bandung menggela kegiatan ”Food Display” bertemakan ”Taste of Celebration 4.0” di Dome Malabar, STP NHI Bandung, Kamis, 27 Juni 2019.

Food Display ini merupakan ujian praktik mahasiswa semester 5 Manajemen Patiseri. Ada 16 kelompok mahasiswa yang menyajikan perayaan hari bersar dari seluruh dunia. Ke-16 perayaan tersebut yakni Halloween, New Year’s Eve, Waisak, Holi Festival, Hanami, Idul Fitri, Valentine, St. Patrick’s Day, 4th of July, Lei Day, Thanksgiving, 17 Agustus, Lantern Festival, Cinco de Mayo, Easter dan Christmas Eve.

Kelompok HUT RI 17 Agustus.

Tema yang diangkat tahun ini dilatarbelakangi atas kebutuhan industri perhotelan ataupun home industry terhadap tenaga kerja yang mempunyai keterampilan mengolah produk untuk hari-hari perayaan yang relatif berbeda sesuai hari perayaan tertentu. Program Studi Manajemen Patiseri sebagai penyelenggara pendidikan vokasi dalam bidang Patiseri, menganggap pembekalan pengolahan berbagai produk hari-hari perayaan untuk para mahasiswa semester 5 sebagai keterampilan yang krusial untuk mahasiswa bersaing dalam sektor industri produksi makanan, khususnya dalam seni pengolahan patiseri.

Ketua Prodi Manajemen Patiseri STP Bandung Tedi Sutadi mengatakan, Food Display bertujuan agar mahasiswa mendapatkan kompetensi dalam pengolahan makanan khusus yang sesuai dengan hari perayaan besar yang berkualitas produksi optimal dan juga mempunyai nilai kesenian. Selain itu mahasiswa sekaligus dapat menjajaki bidang wirausaha dengan juga memperhatikan rasa, penampilan, dan kemasan produk yang layak jual sesuai target pemasaran yang diinginkan.

Kelompok Waisak Days

Dalam kegiatan Food Display tahun ini, diadakan pemilihan juri yang sesuai dengan latar belakang profesi yang sesuai dengan 7 produk yang akan dinilai. Yaitu,  Showpieces, Cake Decoration, Indonesian Sweets, Bread, Assorted Small Cakes, Plated Dessert, Assorted Cookies.

”Ini awalnya sebagai ujian. Kemudian diterjemahkan ke dalam suatu jawaban capaian para mahasiswa sebelum nanti terjun ke industri yang sesungguhnya,” ujar Tedi kepada Jelajah Nusa.

Untuk menilai kreasi mahasiswa tersebut, selaian juri internal, pihak kampus juga mengundang juri dari luar sebagai profesional.

”Kami juga mengundang para orang tua mahasiswa sebagai jawaban bahawa mereka di sini belajar dan bisa menghasilkan kreasi sehingga memiliki ilmu untuk nanti setelah lulus,” ungkap Tedi.

Pembantu Ketua I STP NHI Bandung Bidang Erfien Roesfian, Pembina dan tim juri foto bersama.

Hasil dari Food Display ini diharapkan dapat diterima oleh industri maupun masyarakat, sehingga lebih banyaknya tenaga kerja yang terampil atau wirausaha yang menyediakan produk dessert untuk hari perayaan yang berkualitas dan layak jual.

Sementara itu, Pembantu Ketua I STP NHI Bandung Bidang Akademik Erfien Roesfian mengaku bangga melihat kreativitas yang dihadirkan oleh para mahasiswa. Menurutnya, setiap tahun dirinya melihat perkembangan yang sangat mengagumkan.

Pembantu Ketua I STP NHI Bandung Bidang Akademik Erfien Roesfian.

”Periode sekarang adalah periode 4.0, di mana mahasiswa menyajikan produknya dikombinasikan dengan digital. Mahasiswa mendisplay menu-menu ada yang dilengkapi dengan kamera, langsung di-shoot sehingga menghasilkan tampilan yang bagus,” ujarnya.

Erfien menambahkan, anak milenial memiliki banyak gagasan. Oleh karena itu, pihak kampus tak pernah membatasi kreativitas mahasiswa. Pihaknya hanya memberikan tema, lalu mahasiswa bekerja keras menampilkan yang terbaik. (taofik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here