STP Bandung Gelar Halal Bi Halal Tingkatkan Semangat dan Kebersamaan

Pembantu Ketua I STP NHI Bandung Bidang Akademik Erfien Roesfian bersalam-salaman dengan seluruh karyawan STP NHI Bandung dalam Halal Bi Halal.

Jelajahnusa.com, BANDUNG – Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) NHI Bandung menggelar Halal Bi Halal Bertema ”Menuai Taqwa dalam Indahnya Kebersamaan” usai merayakan Idul Fitri 1440 Hijriah. Acara yang digelar di Gedung Mandalawangi Lantai 2 ini diikuti oleh seluruh karyawan STP NHI Bandung berbagai tingkat dan golongan.

Pembantu Ketua I STP NHI Bandung Bidang Akademik  Erfien Roesfian mengatakan, Balal Bi Halal merupakan upaya untuk merekatkan kembali tali silaturahmi antara individu. Menurut dia, meskipun acara saling bermaaf maafan setelah Lebaran, namun peserta bukan saja karyawan muslim. Non muslim pun ikut serta larut dalam kebahagiaan karena bisa bertemu dan memulai aktivitas bersama lagi.

”Ini acara rutin setiap tahun setelah libur panjang merayakan Hari Kemenangan. Tidak hanya muslim yang hadir, namun non muslim juga ikut hadir karena intinya kita bersyukur bisa bersilaturahmi lagi dan memulai aktivitas di kampus tercinta ini bersama-sama,” ucap Erfien kepada Jelajah Nusa, Selasa (11/6/2019).

Dia menuturkan, peserta Halal Bi Halal yang hadir mencapai 400 orang lebih. Para karyawan sangat antusias dan tampak berbahagia saling bertegur sapa.

Tausiah dari Ustadz Wahyudin.

”Halal Bi Halal seperti ini sangat penting untuk membangkitkan kembali adat ketimuran kita. Di mana kita tahu bahawa perkembangan teknologi sangat menggerus budaya timur. Kita jangan Cuma bermaaf maafan lewat Whatsaapp, tapi harus benar-benar bertemu,” ujar dia.

Lebih lanjut dirinya menambahkan, STP NHI Bandung selalu memiliki komitmen untuk menjaga kebersamaan. Menurut dia, sebagai perguruan tinggi pariwisata tertua di bawah Kementerian Pariwisata Indonesia, STP Bandung selalu dijadikan contoh dan rujukan oleh perguruan tinggi lain. oleh sebab itu, seluruh karyawan harus kompak menunjukkan yang terbaik.

Sementara itu, Ustadz H. Wahyudin sebagai pengisi tausiah mengatakan, Halal Bi Halal memiliki lima makna. Yakni, untuk menyelesaikan problem atau kesulitan, meluruskan benang kusut, mencairkan yang membeku, melepaskan ikatan yang membelenggu dan menyambungkan apa-apa yang terputus menjadi tersambung kembali. (taofik)

[Video] Halal Bi Halal Keluarga Besar STP NHI Bandung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here