Gubernur Jabar Resmi Buka Travel Mart 2019 The Authenticity Of Indonesia

Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Ekonomi dan Kawasan Pariwisata Anang Sutono, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua STP NHI Bandung Faisal, Kadisbudpar Jabar Dedi Taufik membuka Travel Mart 2019 di STP Bandung.

Jelajahnusa.com,BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara resmi membuka Travel Mart 2019 di Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) NHI Bandung di Dome Malabar, Rabu (24/4/2019). Emil- sapaan akrabnya- didampingi oleh Staf Ahli  Menteri Pariwisata Bidang Ekonomi dan Kawasan Pariwisata Anang Sutono, Gubernur Provinsi Gorontalo Rusli Habibie, Ketua STP NHI Bandung Fisal, Kepala Dinas kebudayaan dan Pariwisata Jabar Dedi Taufik serta Kepala Dinas Pariwisata Gorontalo Nancy Lahay.

Travel Mart 2019 ini mengusup tema ”The Authenticity Of Indonesia,” ini akan dilaksanakan selama dua hari hingga Kamis (25/4/2019). Travel Mart mempertemukan antara sellers maupun buyers. Event ini digelar oleh Mahasiswa Program Studi Bisnis Perjalanan (MBP) STP NHI Bandung.

Booth GH Universal

Sejak 1999, Mahasiswa MBP STP Bandung sudah menyelenggarakan Travel Mart, namun hanya sekedar simulasi. Pada 2016, Mahasiswa MBP STP Bandung mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata untuk menggelar Travel Mart dengan melibatkan banyak stakeholder pariwisata dan dibuka untuk umum setiap tahun.

Ketua STP NHI Bandung Faisal mengatakan, selama dua hari, akan dibagi menjadi dua program utama. Yaitu, hari pertama dikemas dalam bentuk sistem Business To Business (B2B).

”Dalam B2B kita mempertemukan para seller dan buyer secara langsung untuk bertukar informasi mengenai produk yang dimiliki. Pertemuan tersebut diatur dengan sistem Round Robin Table Top dengan tujuan menciptakan komunikasi serta hubungan kerja bisnis yang efektif,” ujar Faisal.

Ketua STP NHI Bandung Faisal.

Travel Mart 2019 mempertemukan kurang lebih 36 Domestic Sellers yang terdiri dari airline, hotel, atraksi wisata dan pelaku industri perjalanan dari 12 provinsi di Indonesia. Kedua belas provinsi tersebut yaitu Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, D.I Yogyakarta, DKI Jakarta, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Gorontalo dan Papua. Selain itu, terdapat 70 Domestic Corporate Buyers yang didatangkan dari Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan 8 International Corporate Buyers (Singapore, Malaysia, Thailand, Australia).

Sedangkan pada hari kedua, acara ini terbuka untuk masyarakat umum (public hour) atau disebut Business To Customer (B2C). Pada kesempatan ini, pengunjung akan mendapatkan informasi seputar produk perjalanan wisata yang mereka butuhkan.

Booth Dago Dream Park.

Selain acara utama, pada hari kedua terdapat berbagai rangkaian acara menarik seperti talkshow yang akan disampaikan oleh Direktur Digital Frontier Group, Owner Travel Whatravel Travel Blogger, serta akan dipandu oleh Moderator dari STP NHI Bandung.  Pengunjung juga bisa menikmati beberapa sajian hiburan berupa tarian tradisional, pertunjukan musik Saung Angklung Udjo dan booth kuliner dari berbagai daerah serta beragam hadiah menarik dari berbagai daerah di Indonesia yang pastinya sayang untuk dilewatkan.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyambut baik terselenggaranya Travel Mart 2019 ini. Menurut Emil, Jawa Barat memiliki konsen dalam pengembangan pariwisata. Menurut dia, pariwisata merupakan lokomotif pertumbuhan ekonomi.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

”Pengembangan pariwisata merupakan visi misi dari provinsi Jabar. Dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, pemprov memiliki tiga langkah. Pertama, memperbaiki akses menuju potensi pariwisata. Kedua, menyulap kawasan wisata menjadi standar nasional bahkan internasional. Saat ini, di Jabar sudah ada 30 titik wisata yang direnovasi. Pemprov menggelontorkan dana hampir setengah triliun untuk perbaikan pariwisata. Ketiga, membangun destinasi wisata baru. Kami akan membangun nusa dua-nusa dua baru di Jabar. Tahun ini, telah kita siapkan Kawasan Ekonomi Khusus di dua tempat yaitu Pangandaran dan Cikidang Sukabumi,” ujar Emil.

Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Ekonomi dan Kawasan Pariwisata Anang Sutono mengatakan, Jawa barat merupakan perfect destination.

Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Ekonomi dan Kawasan Pariwisata Anang Sutono.

”Untuk membangun pariwisata haru membangun pentahelix yang melibatkan antara pemerintah, masyarakat, komunitas, akademisi dan media,” ujar Anang.

Travel Mart merupakan sebuah sarana untuk mendorong peningkatan pariwisata di Indonesia. Apalagi, yang mengadakan Travel Mart adalah kampus. Di mana, suatu saat, orang-orang yang terlibat dalam Travel Mart akan menjadi praktisi di dunia Pariwisata.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengaku bangga dan senang bisa memperkenalkan destinasi unggulan di Jawa Barat. menurut dia, pemerintah Gorontalo akan membantu para investor yang siap membangun pariwisata.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersalaman dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

”Kami membuka lebar kerja sama dengan para pengusaha dan investor. Gorontalo memiliki keindahan laut, danau, seni dan budaya,” ujar dia. (taofik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here