Kekeluargaan dan Keakraban Warnai Gala Dinner Travel Mart STP Bandung 2019

Suasana Gala Dinner Travel Mart 2019

Jelajahnusa.com, BANDUNG – Kehangatan dan kekeluargaan begitu terasa pada Gala Dinner Travel Mart 2019 yang digelar Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung di Ballroom GH Universal Hotel di Jalan Setiabudhi, Selasa (23/4/2019).

Alunan musik pengiring meramaikan menyambut para tamu undangan peserta Travel Mart 2019 yang digelar Rabu-Kamis (24-25/4/2019) ini.

Nampak para tamu memakai batik. Dengan wajah yang senang karena bisa bertegur sapa dan berkenalan dengan para tamu yang lainnya. Masing-masing mengeluarkan dan saling bertukar business card.

Ketua Prodi Managemen Bisnis Perjalan STP Bandung Ina Veronika Ginting ting S.Sos, MIkom

Hadir di tengah para tamu undangan, Ketua STP Bandung Faisal, MM.Par.,CHE., Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Jabar Herman Muchtar, Ketua Asosiasi Travel Agen Indonesia (Astindo) Jabar Joseph Sugeng Irianto, Pengurus Association of Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA), Ketua Indonesian Hotel Manager Association (IHGMA) Jabar Iwan Rismawardani, Kepala Dinas Kebudayaan dan pariwisata Gorontalo Dr. Ir.Nancy Lahay MP dan Ketua Prodi Managemen Bisnis Perjalan Ina Veronika Ginting ting S.Sos, MIkom.

Master of Ceremony (MC) mulai menyapa mulai menyapa satu persatu para tamu undangan. Sekilas, MC menjelaskan perjalanan Travel Mart di STP Bandung.

”Sampurasun, Selamat malam semua…” sapa MC. Usai menyapa dan memmbacakan rundown acara, MC kemudian mempersilahkan Ketua Prodi Managemen Bisnis Perjalan (MBP) Ina Veronika Ginting ting S.Sos, MIkom untuk memberikan sambutan.

Dalam sambutannya, Ina mengatakan, dirinya lebih senang menyebut Gala Dinner dengan networking dinner. Sebab, dengan networking dinner ini, bisa menjalin dan menemukan mitra bisnis yang baru.

”Travel Mart sudah dilaksanakan sejak tahun 1997. Artinya, kita sudah melaksanakan Travel Mart 22 kali. Namun, Travel Mart yang riil baru sejak empat tahun lalu. Sebelumnya, kita hanya simulasi saja antara mahasiswa yang jadi seller maupun buyer nya,” ujar Ina.

Ina pun memanggil para mahasiswa MBP yang terlibat Travel Mart untuk maju ke depan. Dirinya memperkenalkan para mahasiswa yang telah berusaha dan bekerja keras mempersiapkan Travel Mart.

Perkenalan Panitia Travel Mart 2019

Jumlah keseluruhan mahasiswa panitia Travel Mart berjumlah 107 orang. Sejak beberapa bulan terakhir ini, para panitia bekerja keras untuk mewujudkan event akbar ini.

”Di depan  bapa ibu ini hanya sebagian kecil saja, masih banyak mahasiswa di belakang bahkan di kampus yang saat ini masih sibuk mempersiapkan agar acara besok bisa berjalan lancar. Mohon beri semangat buat anak-anak kita,” ujar Ina disambut tepukan meriah para tamu.

Tak lupa, Ina mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung Travel Mart 2019. Menurut dia, tanpa adanya suport dari para sponsor, Travel Mart tidak akan berjalan dengan baik.

Kepala Dinas Kebudayaan dan pariwisata Gorontalo Dr. Ir.Nancy Lahay MP

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Gotontalo  Dr. Ir.Nancy Lahay MP mengatakan, alasannya ikut Travel Mart di STP karena ingin membuka pasar yang lebih luas. Menurut dia, pemerintah daerah Gorontalo tengah gencar melakukan branding untuk menarik banyak wisaawan.

”Gorontalo merupakan provinsi yang kecil. Kami sudah berdiri sejak tahun 2000 berpisah dari Sulawesi Utara. Kami hany memiliki sekitar satu juta penduduk dan lima wilayah kabupaten/kota. Gorontalo salah satu provinsi yang indah. Banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi. Ada Pulau Bidadari, Danau Limboto, Desa Pantadio, Kami juga punya Iluta sebagai tempat bersejarah yaitu tempat pendaratan Presiden Pertama RI Bung Karno,” ujar Nancy.

Gorontalo pun, kata Nancy, punya keanekaragaman hayati. Pihaknya memiliki hutan nantu, terdapat babi rusa atau anoa yang jadi khas Pulau Sulawesi. Selain itu, ada desa ada bernama Suku Bajo yang hidup di perairan.

”Kami punya banyak obyek wisata baru. Obyek wisata bertemakan Cinta. Ada Pulau Cinta, Pohon Cinta, Jembatan Cinta, Bukit Cinta dan Jembatan Jodoh. Jadi, kalau yang masih jomlo datang ke jembatan Jodoh, katanya bisa segera dapat jodoh,” ungkap Nancy.

Ramah Tamah

Suasana malam itu pun terbilang hangat. Penampilan Tarian Mojang Priangan khas Jawa Barat begitu dinikmati para tamu. Sebagai penutup, para tamu dihibur oleh penampilan band sebagai pengiring ramah tamah.   (taofik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here