Wednesday , October 17 2018
Home / Destinasi / Banyuwangi Jadi Lokasi Syuting Film “Kulari Ke Pantai”

Banyuwangi Jadi Lokasi Syuting Film “Kulari Ke Pantai”

Produser Mira Lesmana dan sutradara Riri Riza foto bersama pemain dan kru Film Kulari Di Pantai. Foto:IG

JELAJAH NUSA – Film berjudul “Kulari ke Pantai” yang dibuat oleh produser Mira Lesmana dan sutradara Riri Riza mengambil lokasi syuting di sejumlah lokasi di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Banyuwangi menjadi pilihan destinasi karena tokoh Sam ingin menemui surfer idolanya di Pantai G-Land (Pantai Grajagan). G-Land adalah salah satu pantai dengan ombak tertinggi di dunia, sehingga menjadi incaran para peselancar ternama, ujar Mira saat berada di Banyuwangi, Sabtu (14/4/2018).

Ia menjelaskan Banyuwangi menjadi tujuan pengambilan gambar akhir setelah para karakter dalam film, yaitu Maisha Kanna (sebagai Sam) dan Lil’li Latisha (Happy) bersama Marsha Timothy (Uci) melakukan perjalanan darat sepanjang 1.025 km dari Jakarta.

Di Banyuwangi, syuting film produksi Miles Films tersebut dilakukan di Desa Watukebo, Hotel Blambangan, Pasar Blambangan, RSUD Blambangan, Taman Sri Tanjung, dan Taman Nasional Alas Purwo di mana Pantai Grajagan berada di dalamnya.

“Sebelum menjatuhkan pilihan ke Banyuwangi, saya dan Riri dua kali datang riset lokasi di Banyuwangi. Lokasinya bagus-bagus, saya sampai bingung,” ujar Mira dalam keterangan tertulis Pemkab Banyuwangi.

Salah satu proses pengambilan gambar dalam pembutan Film Kulari Di Pantai. Foto:IG

Menurut Mira, pemain dan kru film menikmati syuting di daerah paling timur di Pulau Jawa itu. Mira berharap ada kesempatan lagi membuat film di Banyuwangi karena masih banyak pilihan tempat serta keunikan budaya yang menarik untuk digali.

“Semua merasa nyaman bekerja di daerah yang bersih, bersahabat, dan ditambah lagi makanan khas lezat, juga kopi yang enak sekali,” kata Mira mengomentari kekayaan Banyuwangi.

Riri Riza mengatakan, Banyuwangi adalah kabupaten modern yang tetap bangga terhadap tradisi yang telah hadir dari generasi ke generasi. Masyarakat Banyuwangi juga terbuka dan hangat terhadap pendatang.

“Ide film ‘Kulari ke Pantai’ ini ditulis dengan bayangan shooting di Banyuwangi di kepala kami. Saya senang berkenalan dengan ‘passion’ membangun daerah yang tidak tanggung-tanggung, yang ingin kami gambarkan juga dalam film. Semoga daerah lain bisa melihat dan mengambil inspirasi Banyuwangi dari film ini,” kata Riri.

Film “Kulari ke Pantai” adalah film anak dengan pesan edukasi luar biasa. Film ini melanjutkan tradisi duet Mira dan Riri yang dikenal sukses melahirkan film anak legendaris, yaitu “Petualangan Sherina” dan “Laskar Pelangi”.

Dalam film “Kulari ke Pantai”, penonton dibawa menjelajah Pulau Jawa sepanjang 1.025 kilometer melalui perjalanan darat yang penuh kejutan dari Jakarta ke Banyuwangi. Publik juga dibawa ke Pulau Rote, NTT.

Pantai G-Land (Pantai Grajagan) di Banyuwangi adalah salah satu pantai dengan ombak tertinggi di dunia, sehingga menjadi incaran para peselancar ternama. Foto:IG

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berterima kasih daerahnya dipilih untuk syuting film tersebut. Dia bangga, apalagi film itu ditangani duet Mira dan Riri yang dikenal melahirkan berbagai film berkualitas dan sukses dalam sejarah perfilman nasional, seperti Laskar Pelangi, Petualangan Sherina, Ada Apa dengan Cinta, dan Sang Pemimpi.

“Kami berharap Banyuwangi semakin dikenal sebagai lokasi syuting alternatif, baik untuk film, iklan televisi, maupun produksi kreatif lainnya,” kata Anas.

Menurut Anas, dengan menjadi lokasi syuting film, nama Banyuwangi ikut terangkat dalam upaya mendatangkan wisawatan ke daerah berjuluk “The Sunrise of Java” tersebut.

Anas mencontohkan film “Laskar Pelangi” yang mampu membangunkan pariwisata Belitung, serta “Ada Apa dengan Cinta 2” yang memunculkan paket wisata AADC di Yogyakarta sehingga memberi dampak ekonomi ke masyarakat.

Ubud juga melejit setelah menjadi lokasi syuting “Eat, Pray, Love” yang dibintangi Julia Roberts.

“Sekali lagi, Banyuwangi berterima kasih kepada Mira dan Riri. Semoga filmnya sukses dan menginspirasi banyak orang,” ucap Anas.

(adh/ant)

Check Also

Wonderful Indonesia Sukses Gelar Table Top Meeting Di Laos

JELAJAH NUSA – Sebuah catatan positif ditorehkan duta Wonderful Indonesia  di Laos dan Kamboja. Lewat table …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

bankbjb.co.id