Monday , June 18 2018
Home / Trips Idea / Gairah Musik Klasik di Kota Bandung Spectrum Chamber Music Concert

Gairah Musik Klasik di Kota Bandung Spectrum Chamber Music Concert

Spectrum Chamber Music Concert, diantaranya, Winston Leywantono (Violinist), Ronny Gunawan (Flutist), Anggelia Sande Lilingan (Cellist), dan Daniel Alexander (Pianist). (Foto. Handry Jelajah Nusa)

Jelajah Nusa –  Dream Lab Entertainment Management siap menyuguhkan konser musik klasik berkelas bertajuk, “Spectrum, Colorful Chamber Music Concert Tour”, Sabtu, (26/5/2018), mulai pukul 19.30 WIB, di Institut Francais Indonesia (IFI) jalan Purnawarman No.32 Bandung.

Sebelum konser digelar, Dream Lab Entertainment Management menggelar Press Conference Spectrum Chamber Music Concert, Rabu sore, (23/5/2018), di Urban Story Food Station jalan Linggawastu Bandung.

Turut hadir, Vania Mathilda dari Dream Lab Entertainment Management, dan para musisi Spectrum Chamber Music Concert, diantaranya, Winston Leywantono (Violinist), Ronny Gunawan (Flutist), Anggelia Sande Lilingan (Cellist), dan Daniel Alexander (Pianist).

“Saat ini perkembangan musik klasik di tanah air semakin baik, pengembangan musik klasik dipandang sebagai bagian dari pengembangan budaya dan pembentukan karakter bangsa,” kata Vania Mathilda dari Dream Lab Entertainment Management.

“Para pelaku seni dan penikmat seni saat ini semakin antusias terhadap perkembangan musik klasik,” ungkap Vania Mathilda, “Hal tersebut menggugah Dream Lab Entertainment Management menghadirkan suguhan konser musik klasik ‘Spectrum Chamber Music Concert’ di kota Bandung dan Jakarta,” ujarnya.

Spectrum Chamber Music Concert

Lebih lanjut Vania Mathilda mengatakan, Spectrum Chamber Music Concert akan menjadi konser penuh warna melalui keragaman apresiasi musik memikat yang akan ditampilkan empat musisi berbakat tanah air.

“Kombinasi alat musik antara biola, flute, cello, dan piano akan memberikan nuansa tersendiri di Spectrum Chamber Music Concert,” ungkap Vania Mathilda, “Komposisi keempat alat musik ini jarang diperdengarkan dalam seni pertunjukan seni musik klasik di tanah air,” pungkas Vania Mathilda.

Pemain biola Winston Leywantono yang kini tengah menempuh pendidikan di Chicago College of Performing Arts mengatakan, dirinya dalam konser musik klasik ini ingin lebih memperkenalkan karya anak bangsa, “Hal yang spesial dari para musisi Spectrum Chamber Music Concert adalah, kami berasal dari kota yang berbeda-beda tetapi mempunyai spirit yang sama yaitu menumbuhkan gairah musik klasik kepada masyarakat,” tegasnya.

Winston Leywantono mengungkapkan, dua tahun yang lalu (2016), dirinya pernah berkolaborasi dengan pemain Flute Ronny Gunawan, “Waktu itu profit kami berikan ke Panti Asuhan,” ungkapnya, “Yang pasti saya mempunyai misi melibatkan banyak orang, ingin terus berkarya di Indonesia, dan memajukan musik klasik untuk generasi yang akan datang,” pungkasnya.

Pemain Flute Ronny Gunawan mengatakan, dirinya mempunyai misi menggairahkan musik klasik di Indonesia dan memberikan edukasi musik klasik, “Pada konser musik klasik Spectrum, kita berempat dididik untuk meramu karya menjadi indah, dan menyamakan passion dan visi,” ujarnya, “Dalam konser nanti kami ingin mengajak Audiens berimajinasi sehingga mereka mendapatkan Experience tertentu,” ujarnya.

Pemain Cello Anggelia Sande Lilingan atau biasa disapa Yayang mengatakan, sebagai satu-satunya wanita di konser musik klasik Spectrum, dirinya mendapat porsi yang sama seperti pemain pria,

“Semua instrumen mempunyai kesulitan yang berbeda-beda, kebetulan jari saya kecil saat bermain Cello, tetapi di musik banyak trik yang bisa kita lakukan, dan berbagai hambatan membuat saya semakin semangat,” tegasnya, “Mudah-mudahan saya mampu memotivasi para pemain cello lainnya,” kata Yayang.

Pemain piano Daniel Alexander yang juga seorang pemain piano pengiring (Accompanist), merupakan pemain piano yang sangat langka dijumpai di Indonesia, karena seorang Accompanist harus mempunyai kompetensi tertentu, selain handal dan kekinian.

Daniel Alexander yang akan bermain piano di Spectrum Chamber Music Concert di Bandung dan Jakarta biasa bolak-balik ke Papua dan Ambon sebagai pemain piano pengiring, “Menjadi pemain piano pengiring memang sulit karena kita harus mendengarkan musik orang lain untuk kita iringi,” ujarnya.

Keempat musisi klasik kebanggan tanah air ini di acara Spectrum Chamber Music Concert akan menampilkan karya, Mozart, Haydn, Boismortier, Gaubert, Nino Rota, dan Indonesian Composer Pieces.

Setelah tampil di kota Bandung mereka berempat akan tampil di Jakarta, Minggu, (3/6/2018), mulai pukul 19.30 WIB, di Balai Resital Kertanegara jalan Kertanegara No.28.

Harga tiket Spectrum Chamber Music Concert cukup terjangkau, untuk konser di Institut Francais Indonesia (IFI) Bandung, tiket dibanderol Rp.75.000, sedangkan konser di Jakarta harga tiket dibanderol Rp.100.000. (Hny)

 

Check Also

Sukabumi Siapkan 10 Kuliner Khas Untuk Lebaran

JELAJAH NUSA – Lebaran Idul Fitri 2018 tinggal hitungan minggu. Sukabumi,Jawa Barat pun kini tengah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

bankbjb.co.id