Saturday , December 16 2017
Home / Aktivitas / Di Australia Beri Makan Kangguru Gratis

Di Australia Beri Makan Kangguru Gratis

Pengunjung Taman Caversham Wildlife Park di Australia foto bersama dengan binatang unik Wombat. Binatang ini menjadi favorit para pengunjung yang datang. Foto:IG

JELAJAH NUSA – Sebagian besar pasti sudah pernah berkunjung ke Bogor. Kalau tidak ke Taman Safari Indonesia (TSI) di Cisarua, bisa melihat rusa-rusa jinak di Istana Bogor. Biasanya,pengunjung akan memberikan makanan kepada rusa-rusa yang merapat ke pagar halaman istana.

Pengunjung harus beli wortel,mentimun atau sayuran agar bisa memberikan makan para rusa itu. Atau mesti mengeluarkan kocek supaya bisa berfoto dengan harimau di TSI.

Hal yang sama juga terjadi ketika kita berkunjung ke Caversham Wildlife Park. Taman margasatwa yang terletak tak jauh dari pusat kota Perth ini memiliki lebih dari 2.000 binatang yang bisa ditemui.

Beberapa di antaranya hewan-hewan khas Australia, seperti kanguru, koala, walabi, wombat, quokka, dan aneka jenis burung.

Pengunjung tak hanya melihat secara langsung hewan-hewan tersebut, tetapi juga bisa berinteraksi dengan mereka, seperti memberi makan, berfoto bersama, bahkan menggendongnya.

Kangguru,hewan khas Australia bisa didekati dan diberi makan langsung oleh pengunjung. Foto:IG

Salah satu aktivitas yang paling diminati pengunjung adalah memberi makan kanguru dan koala. Istimewanya,pengunjung pun tidak perlu merogoh kocek karena makanan untuk mereka sudah disediakan oleh pengelola secara gratis.

Tentu selain beragam satwa,negara bagian yang berjarak tidak jauh dari Indonesia ini juga punya beragam atraksi dan destinasi alam yang tak kalah menarik dibanding negara bagian lainnya, seperti The Pinnacles.

Bagi wisatawan Indonesia, berkunjung ke Australia Barat pun terbilang mudah. Hal ini dikarenakan tersedianya penerbangan langsung dari Jakarta atau Denpasar menuju Perth dengan masa tempuh hanya 4,5 jam penerbangan.

Dari Perth, Anda bisa memulai petualangan dengan menyambangi Caversham Wildlife Park. Taman margasatwa yang terletak tak jauh dari pusat kota Perth ini merupakan destinasi wajib untuk memulai penjelajahan di Australia.

Pengunjung pun diperbolehkan mengambil gambar dengan kamera masing-masing tanpa dikenakan biaya tambahan.

Satu lagi aktivitas yang tak boleh dilewatkan adalah berfoto bersama wombat. Mungkin masih banyak orang yang masih belum familiar dengan binatang ini.

Binatang yang memakan rumput-rumputan ini biasanya berwarna coklat atau abu-abu. Wajahnya yang menggemaskan dan kehadirannya yang jarang ditemui membuat banyak pengunjung pun penasaran ingin bertemu dan mengabadikan momen saat bersama mereka.

Gurun Pasir Misterius

The Pinnacles merupakan hamparan padang pasir yang berlokasi di Taman Nasional Nambung. Foto:IG

Setelah puas bertemu dengan hewan-hewan khas Australia, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya, yakni The Pinnacles.

The Pinnacles merupakan hamparan padang pasir yang berlokasi di Taman Nasional Nambung. Bila ingin berkunjung, Anda bisa berkendara dari Perth menuju Cervantes (kota terdekat) dengan waktu tempuh hanya 3 jam perjalanan.

Perjalanan semakin tak terasa karena Anda akan melewati rute Indian Ocean Drive yang menyuguhkan pemandangan pinggir pantai.

Sesampainya di Cervantes, Anda bisa langsung menuju Taman Nasional Nambung yang hanya berjarak 20 kilometer dan bisa ditempuh dengan 20 menit berkendara.

Namun, tak hanya sebatas hamparan pasir yang tersedia, tetapi penampakan misterius pilar-pilar karang yang entah dari mana asalnya.

Pilar-pilar karang tersebut berdiri kokoh di sepanjang The Pinnacles. Hal inilah yang membuat gurun pasir tersebut kian diburu oleh para pelancong.

Beberapa hewan lucu juga bisa didapati di Caversham Wildlife Park. Foto:IG

Tourism Western Australia melalui laman resminya menyebutkan bahwa pilar-pilar karang tersebut sudah ada sejak 25.000 sampai 30.000 tahun yang lalu.

Sampai saat ini, para pengunjung masih bisa melihat pilar batu karang tersebut dengan ribuan variasi bentuk dan ukuran.

Mulai dari yang terkecil hingga yang menjulang tinggi, batuan-batuan ini semakin menambah keeksotisan The Pinnacles.

Untuk biaya masuk menuju The Pinnacles, biaya yang dikenakan sebesar 11 dollar Australia atau sekitar Rp 116.500 per mobil. Istimewanya lagi, tiket yang Anda dapatkan bisa berlaku untuk mengunjungi taman nasional lainnya di Australia Barat secara cuma-cuma dalam kurun waktu 24 jam.

Tertarik? Siapkan agenda Anda untuk berkunjung ke Australia.

(adh/kom)

Check Also

Wi-Fi Di Area Destinasi Wisata Diperbanyak

JELAJAH NUSA – Ingin liburan tapi takut gak mendapat sinyal. Janganb khawatir,Telkomsel di tahun 2018 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

bankbjb.co.id