Tuesday , September 26 2017
Home / Aktivitas / Pantai Namrole Ende Bangga Sambut Kapal Yacht

Pantai Namrole Ende Bangga Sambut Kapal Yacht

Sebanyak 68 kapal yacht (kapal pesiar mini) peserta Wonderful Sail 2 Indonesia 2017 berlabuh di Pantai Namrole di Ende, Nusa Tenggara Timur. Foto:kemenpar

JELAJAH NUSA – Pantai Namrole di Ende, Nusa Tenggara Timur bangga menyambut 68 kapal yacht (kapal pesiar mini) peserta Wonderful Sail 2 Indonesia 2017. Wisatawan mancanegara (wisman) penggemar wisata bahari ini tiba di Ende  Senin, (28/8).

Setelah bersandar di lokasi-lokasi eksotis Indonesia, mulai dari Maluku Tenggara, Banda Neira, Namroli hingga Wanci di Wakatobi nantinya akan menyusuri perairan Indonesia mulai dari timur sampai barat.

Para peserta berasal dari 11 negara dari kawasan Amerika, Oseania, dan Eropa. Reli yacht yang digagas Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Multihul Solution ini memulai pelayarannya dari Opua, Selandia Baru sejak Juli lalu, kemudian bergeser ke Papu Nugini bersandar di Royal Papua Yach Club, Port Moresby.

Kapal-kapal yacht ini akan berlayar melintasi samudera selama tiga bulan, mulai dari pasifik, kemudian masuk ke wilayah Indonesia.

Anggota Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata, Raymond T. Lesmana mengungkapkan, Wonderful Sail 2 Indonesia 2017 ini telah dinaungi Peraturan Presiden nomor 105/2015 berisi tentang kunjungan kapal wisata asing (yacht) ke Indonesia.

Event ini mengemban misi teknis membangun wisata bahari melalui Indonesia sebagai negara kepulauan.

“Dalam implementasi, kami mengadakan event reli yacht di mana nanti para yachter berhenti di sejumlah titik destinasi wisata dan kemudian diantisipasi dinas pariwisata masing-masing daerah terkait,” ujar Raymond yang organizer reli yacht di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Raymond berharap pemerintah daerah terutama Bupati masing-masing daerah yang memiliki dermaga-dermaga mulai mengembangkan dermaga khusus untuk kapal-kapal wisata asing sehingga memberikan dampak ekonomi terhadap daerahnya.

“Nanti, para yachter bisa belanja dan makan di tempat itu, tanpa harus bersandar di pelabuhan -pelabuhan besar atau mampir ke resort,” tuturnya.

(adh)

Check Also

Helic Diharapkan Bisa Mendorong Profesionalisme GM Hotel

JELAJAH NUSA – Ketersediaan Sumber daya manusia (SDM) perhotelan sejauh ini masih menjadi persoalan tersendiri, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

bankbjb.co.id