Tuesday , October 17 2017
Home / Aktivitas / Soft Launching Bandara Kertajati Februari 2018

Soft Launching Bandara Kertajati Februari 2018

Direktur Utama BIJB,Virda Dimas Ekaputra (Tengah) foto bersama para direksi dengan latar belakang landasan bandara. Foto: Dok.Bandara

JELAJAH NUSA – Jika tidak ada perubahan jadwal menteri perhubungan dan Gubernur Jawa Barat, Bandara International Jawa Barat (BIJB) akan melakukan soft launching pada Februari 2018. Sedangkan grand opening dijadwalkan di Juni 2018 guna mengantisipasi tingginya permintaan penerbangan baik domestic maupun internasional dari dan ke Bandung,Jawa Barat.

Direktur Utama BIJB,Virda Dimas Ekaputra mengemukakan bahwa untuk mengejar target tersebut, pihaknya kini semakin gencar mempercepat penyelesaian proyek mengingat target pembangunan yang direncanakan dalam jangka waktu dua tahun.

Secara keseluruhan, jelas Virda, bandara yang dibangun di atas lahan seluas 1.800 ha itu sudah selesai 50 persen.

“Karena ingin selesai cepat selesai dalam waktu dua tahun kami membuat tiga paket pekerjaan,” katanya, belum lama ini.

Tiga paaket pekerjaan atau pembangunan itu yakni Pertama, jalan akses masuk parimeter menuju terminal dikerjakan oleh PT Adhi Karya Tbk dan sudah selesai 75 persen. Kedua, pengerjaan terminal utama dengan bangunan tiga lantai oleh KSO Wika Tbk dan PP.

Sedangkan paket Ketiga yakni pengerjaan bangunan penunjang seperti gedung PK-PPK yang dibangun oleh PT Waskita Karya Tbk dan ditargetkan selesai Agustus 2017 ini.

Virda mengemukakan bahwa saat soft launching nanti, panjang landasan pacu masih  2.500 meter diresmikan oleh Menteri Perhubungan dan Gubernur Jawa Barat. Sedangkan saat grand opening akan diresmikan oleh Presiden dan panjang landasan pacu sudah bertambah menjadi 3.000 meter.

Direktur Utama Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB),Virda Dimas Ekaputra. Foto:Dok.Bandara

Sementara untuk pembukaan rute,menurut Virda, sesuai Fs sebanyak 4 rute antara lain, 10 rute penerbangan domestik, 4 rute penerbangan internasional seperti Bangkok,Kuala Lumpur,Singapura serta penerbangan umroh yang direncanakan akan diterbangkan di tahun pertama beroperasinya BIJB.

Kehadiran BIJB sendiri juga dimaksudkan untuk meningkatkan pariwisata di Jawa Barat yang sudah dikenal oleh masyarakat luas,seperti Gran Canyon di Pangandaran. Tentu dengan adanya bandara memudahkan akses untuk menuju tempat-tempat pariwisata yang eksotis di Jawa Barat dengan persona alamnya yang memanjakan mata.

“Saat akhir pekan atau musim libur panjang tiba,jumlah wisatawan yang datang ke Jawa Barat itu sangat tinggi. Kalau bandara ini sudah beroperasi penuh,tentu memudahkan para wisatawan untuk sampai ke tempat pariwisata yang ingin mereka tuju dalam waktu perjalanan yang singkat menggunakan transportasi udara,” papar Virda.

Bandara Internasional Jawa Barat adalah salah satu bandara yang berada di bawah naungan Pemda Jawa Barat.

Menurut Virda, Pemda Jawa Barat merupakan provinsi pertama yang konsen membangun bandara besar,” tutupnya.

(adh)

Check Also

Menpar: Bupati Sukabumi Harus Miliki “CEO”

JELAJAH NUSA – Menteri Pariwisata Arief Yahya mengingatkan perlunya CEO Commitment, penerapan standar global, dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

bankbjb.co.id