Friday , August 18 2017
Home / Aktivitas / Sapa Menawarkan Keindahan Sawah Bertingkat

Sapa Menawarkan Keindahan Sawah Bertingkat

Sawah bertingkat di Sapa, Vietnam yang menawarkan keindahan lazuardi.

JELAJAH NUSA – Beberapa negara Asia kini berlomba menawarkan destinasi wisata. Banyak objek wisata baru yang dieksplore sebagai tujuan wisata atau meng-upgrade destinasi lama dengan menawarkan paket-paket menarik.

Salah satunya adalah, Vietnam yang belakangan ini merupakan tujuan wisata bagi sebagian masyarakat Indonesia. Tempat-tempat yang dituju umumnya Ho Chi Minh City atau Hanoi. Tapi ada satu daerah pegunungan yang akhir-akhir ini menyeruak sebagai destinasi favorit.

Sapa (Sa Pa) adalah kawasan pegunungan yang berada di bagian utara Vietnam yang tidak jauh dari perbatasan dengan Cina.

Sapa sebagai tujuan utama bagi mereka yang memang menyukai “trekking” dan memiliki hobi menjelajah alam. Wisata yang ditawarkan di Sapa memang umumnya adalah “trekking”.

Apakah itu mengunjungi desa-desa suku asli Sapa, air terjun atau mendaki gunung Fansipan (gunung tertinggi di Vietnam).

Sapa bisa ditempuh dengan menggunakan kereta malam dari Hanoi selama 2 jam. Jangan khawatir lelah, karena selama perjalanan akan disuguhkan pemandangan sangat indah dan menakjubkan.

Di kiri kanan berdiri bukit-bukit tinggi dan hijau. Indah sekali. Jika beruntung bisa melihat beberapa suku asli Sapa sedang berjalan di jalan yang menanjak.

Mereka biasanya mengenakan baju hitam hitam dengan aksesoris yang menarik. Rupannya mereka adalah suku minoritas Black Hmong.

Sapa sendiri adalah sebuah kota kecil yang tertata rapi yang memiliki danau di tengah kota. Bangunan-bangunan tua masih dipertahankan dan satu lagi yang sangat menarik, kota itu sangat bersih.

Tidak tampak sampah berserakan di mana-mana. Berbeda sekali dengan negara kita. Suasananya teduh saat gerimis dan kabut masih menutupi kota. Udara akan terasa dingin akhir bulan Juli meski belum musim dingin, gugur atau semi.

Selain Kota Sapa jangan lewatkan ke desa Lao Chai, Ta Van dan Giang Ta Chai. Disini Anda bisa melihat lebih dekat kehidupan Giay, dan minoritas etnis Red Dao.

Mata pun dibuat berdecak kagum ketika memandangi alam yang spektakuler dengan sawah bertingkat.

Atau Anda bisa mengitari taman bunga Lotus sambil bersepeda onthel, very romantic bukan?

(adh)

Check Also

Dari Festival Fashion Jember 2.000 Kamar Hotel Ludes

JELAJAH NUSA –  Jika ingin menaikan kunjungan wisata, pemerintah daerah harus kreatif dan lebih sering …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

bankbjb.co.id