Home / Uncategorized / Gedung Baru Diresmikan, Pelayanan Vaksin Umrah KKP Kelas II Bandung Berpindah

Gedung Baru Diresmikan, Pelayanan Vaksin Umrah KKP Kelas II Bandung Berpindah

Dirjen P2P Kemenkes RI dr HM Subuh MPPM meninjau museum usai meresmikan gedung baru induk KKP Kelas II Bandung, Senin (13/3/2017) sore. (Foto Irwan/JN)

JELAJAH NUSA – Gedung baru induk Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II (KKP II) Bandung baru saja diresmikan, Senin (13/3/2017) sore. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dr HM Subuh MPPM meresmikan gedung yang terletak di Jalan Cikapayang Nomor 5 Kota Bandung. Dengan begitu, kegiatan administrasi dan pelayanan vaksin seperti vaksin jamaah umrah pun berpindah tempat.

Dalam sambutannya dia mengatakan gedung tersebut dibangun pada 2016 sebagai salah satu wujud dan upaya memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat. “Bangunan gedung ini bukan sekadar untuk kegiatan administratif saja, tetapi juga layanan lainnya semisal vaksin untuk jamaah umrah,” katanya. Sebelumnya, pelayanan KKP Kelas II Bandung diselenggarakan di kawasan Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung.

Dia menambahkan bahwa pihaknya dihadapkan pada arus orang, binatang dan barang yang datang dari luar negeri. Karena itu, upaya cegah tangkal tidak hanya terfokus pada orang saja agar tidak terjadi perpindahan penyakit dan masuk ke Indonesia yang memungkinkan juga melekat pada binatang ataupun barang.

“Untuk itu kami berharap, gedung induk KKP Kelas II Bandung ini dapat semaksimal mungkin dimanfaatkan. Kita sudah punya sarana dan prasarana yang representatif untuk melayani kesehatan masyarakat,” ucapnya.

Sebagai gedung induk, KKP Kelas II Bandung memiliki wilayah kerja yang tersebar di sejumlah daerah antara lain Cirebon, Indramayu, dan Pelabuhan Ratu Sukabumi. Pada kesempatan itu, Subuh pun sangat mengapresiasi keberadaan “museum mini” yang didirikan di dalam area gedung di lantai 1.

Menurut Kepala KKP Kelas II Bandung dr H Ananto Presetya Hadi, museum dibuat sebagai satu upaya lebih mengenalkan instansi yang kini dikepalainya kepada masyarakat. “Meski koleksinya belum banyak, di gedung baru ini ada museum KKP Bandung. Museum diadakan agar masyarakat lebih mengenal tentang KKP khususnya KKP Kelas II Bandung,” katanya.

Ke depan, Ananto berharap koleksi museum itu dapat terus dilengkapi dan menjadi ikon juga di Kota Bandung. Selain profil KKP Kelas II Bandung, di museum tersebut dipajang sejumlah perlengkapan kantor yang telah digunakan seperti mesin tik, alat fogging, sepeda motor vespa hingga pakaian dinas harian. (IA)*

 

Check Also

Raja Arab Saudi Akan Berkunjung ke Indonesia Beserta Rombongan 1.500 Orang

JELAJAH NUSA – Raja Arab Saudi Salman mengunjungi Indonesia tepatnya ke Jakarta dan Bali pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

bankbjb.co.id