Home / Aktivitas / Ketika Miliaran Rupiah Raja Arab Itu Dibelanjakan Untuk Kuliner Khas di Bandung

Ketika Miliaran Rupiah Raja Arab Itu Dibelanjakan Untuk Kuliner Khas di Bandung

Sajian mi kocok (Foto Dudi)

JELAJAH NUSA – Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud telah tiba di Jakarta, Rabu (1/3/2017). Rombongan akan berada di Indonesia (Jakarta dan Bali) hingga 9 Maret mendatang. Dengan jumlah rombongan mencapai 1.500 orang, dipastikan Kerajaan Arab Saudi merogoh kocek yang tidak sedikit.

Berdasarkan Survei Pengeluaran Wisatawan Mancanegara, Kementerian Pariwisata, sebagaimana dikutip dari tirto.id, rata-rata pengeluaran per kunjungan wisatawan asal Arab Saudi pada 2015 menembus 2.241,37 dolar AS per orang. Nilai ini merupakan pengeluaran tertinggi dibandingkan wisatawan asal negara asing lainnya yang berkunjung ke Indonesia.

Berapa fulus yang bisa diraup Indonesia dengan kedatangan Raja Salman beserta 1.500 rombongannya, termasuk di dalamnya 25 pangeran dan 10 Menteri? Dengan menggunakan kurs 1 dolar Rp 13.336, maka total biaya yang dikeluarkan adalah 44.836.365.480 rupiah (1.500 x 2.241,37 x 13.336). Pengeluaran itu tentu bisa lebih besar mengingat yang datang adalah rombongan raja, bukan sekadar turis Arab Saudi biasa.

Andai uang sebanyak itu dibelanjakan untuk kuliner khas di Bandung seperti mi kocok, lotek, dan surabi, dapat berapa ya?

Mi Kocok

Mi kocok merupakan salah satu daya tarik bagi masyarakat, terutama dari luar Bandung, yang akan membuat lidah bergoyang. Sajian mi kocok yang hangat akan membuat badan menjadi lebih segar. Apalagi ditambah dengan gurihnya kuah dan potongan kikil yang empuk. Mi kocok rata-rata dijual 25 ribu rupiah per porsi. Dengan uang 44.836.365.480 rupiah, maka Anda akan mendapat 1.793.455 porsi.

Lotek

Orang Sunda memang amat lekat dengan makanan yang segar-segar. Sayur mayur segar yang disajikan ditambah bumbu kacang adalah bahan utama lotek. Lotek tak sulit ditemukan di Bandung karena telah menjadi makanan khas kota ini. Para penjual lotek sangat banyak, entah itu di rumah-rumah, pinggir jalan dengan gerobak dorongnya hingga kantin atau kedai dengan harga bervariasi. Jika rata-rata per porsi dijual 15 ribu rupiah, maka Anda akan mendapat 2.989.091 porsi lotek dan Anda dapat membaginya untuk seluruh warga Kota Bandung masing-masing satu porsi.

Surabi

Makanan tradisional masyarakat Sunda ini memang sudah teruji. Ya, teruji dalam soal cita rasa dan mampu bersaing dengan aneka penganan ala Barat sekalipun. Tak hanya menawarkan rasa klasik, oncom dan kinca, tapi juga bersemi dengan kreasi rasa semisal cokelat, keju, daging hingga sosis. Untuk surabi modifikasi rata-rata dijual 8.500 rupiah per biji. Berapa yang bisa diperoleh dengan uang itu? Ya, Anda akan memborong 5.274.867 surabi. Jika rasa klasik yang umumnya lebih murah yakni berkisar 2.500 per biji, surabi yang dapat Anda bagikan hampir 18 juta biji!

Masih ada kuliner khas Bandung yang menjadi favorit Anda? Dengan uang miliaran itu, silakan Anda menghitung sendiri berapa banyak makanan yang dapat Anda bawa pulang. (IA)*

 

 

 

Check Also

Mengenal Batik Tulis Yogyakarta

JELAJAH NUSA – Sejak dinobatkan sebagai kota batik dunia, batik tulis Yogyakarta telah berkembang pesat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

bankbjb.co.id