Home / Aktivitas / Menyapa Satwa di Batu Secret Zoo

Menyapa Satwa di Batu Secret Zoo

Capybara, satwa asal Amerika Selatan yang menjadi salah satu koleksi di Batu Secret Zoo. (Foto Irwan/JN)*

JELAJAH NUSA – Dibangun dan menjadi bagian dari wahana wisata Jatim Park 2, Kota Batu, Malang, Batu Secret Zoo adalah kebun binatang modern.  Di dieren tuin ini begitu banyak koleksi satwa yang dipamerkan mulai dari satwa langka, liar, buas, hingga satwa yang tergolong bersahabat. Mereka akan menyapa pengunjung pada masing-masing “habitatnya”, tentu dengan karakter mereka yang khas.

Sebagian besar wahana di Batu Secret Zoo berada di alam terbuka. Begitu berjalan melewati pintu masuk, sejumlah tikus Nutria menyambut. Tikus asal Amerika Selatan bernama latin Myocastor cypus tersebut memiliki tubuh raksasa. Ukurannya 20 kali lebih besar dari tikus biasa yang rata-rata hanya berbobot 0,5 kilogram.

Tak jauh dari rumah tikus, suara dan teriakan khas aneka jenis primata akan menyapa kedatangan para wisatawan. Aneka primata itu berada dalam kandang besi terpisah yang didesain aman dan tak membahayakan. Sesekali terlihat perilaku lucu Cottontop Tamarin, Squirrel Monkey hingga Lion-Tailed Macaque yang mengundang tawa.

Berada di kebun binatang ini, pengunjung secara langsung akan beroleh informasi yang berkaitan dengan identitas satwa yang dipamerkan. Nama satwa, penyebaran, habitat asal hingga karakteristiknya dapat disimak. Dengan begitu, segala rahasia satwa akan menjadi pengetahuan yang luar biasa untuk dibawa pulang.

Informasi yang juga penting adalah perihal status konservasi. Pengunjung akan tahu apakah satwa yang dikunjunginya itu berstatus tidak terancam, berisiko rendah, rentan, terancam punah atau punah di alam. Lion-Tailed Macaque asal India, misalnya. Status konservasinya terancam punah.

Area Batu Secret Zoo memang cukup luas. Apalagi jika seluruh wahana disinggahi dan ditempuh dengan berjalan kaki. Butuh waktu berjam-jam bahkan seharian untuk dapat menikmati setiap sudut wahana. Akan tetapi, bertualang di dalamnya seperti tak pernah bosan. Untuk menghemat tenaga, pengunjung dapat menggunakan fasilitas sewa e-bike, semacam sepeda roda empat mini yang digerakkan tenaga listrik. E-bike akan melintas pada jalur yang telah ditentukan.

Wahana yang satu ke wahana lainnya dihubungkan dengan koridor. Para pengunjung dapat menentukan sendiri, ke arah mana lagi akan menyapa “sahabat”. Syaratnya, tentu saja harus mengikuti petunjuk yang terpampang di ujung koridor.

Masing-masing area memiliki keunikan dan interior menarik. Sebut saja reptile garden, aquarium room dengan segala biota lautnya yang memanjakan mata, aneka unggas yang warna-warni, satwa mamalia, savana hingga tiger land.

Hewan-hewan buas semacam puma, hyena, black panther, dan jaguar juga dapat dilihat dan disapa dari dekat. Semuanya didatangkan dari luar negeri. Kawanan satwa yang terkenal punya kemampuan berlari cepat itu dipamerkan di dalam kandang besi kokoh berlapis kaca. (IA)*

Check Also

Festival Layang-layang Mampu Dongkrak Wisatawan Pantai

JELAJAH NUSA – Festival nasional layang-layang bertajuk Purworejo Kite Festival di Pantai Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

bankbjb.co.id