Home / Aktivitas / Gwangjang Market, Bertahan Lebih dari 100 Tahun

Gwangjang Market, Bertahan Lebih dari 100 Tahun

Suasana Gwangjang Market. (foto Wikipedia)

JELAJAH NUSA – Gwangjang Market merupakan pasar tradisional terbesar dan tertua di Korea. Berusia lebih dari 100 tahun, tepatnya didirikan pada 1905. Sebuah “pasar tumpah” yang hanya buka pada waktu-waktu tertentu, sekitar akhir 1800-an menjadi cikal bakal pendirian Gwangjang Market.

Baru pada tahun 1905, pasar yang berada di Jongno-gu, Seoul, Korea Selatan tersebut, menjadi pasar permanen pertama yang beroperasi setiap hari. Semenjak tahun 1962 pasar dibagi menjadi Dongdaemun Market dan Gwangjang Market dengan dilengkapi beberapa bangunan modern.

Pasar yang juga dikenal dengan nama Kwangjang Market ini, menjual barang-barang berkualitas, diantaranya sutra, selimut, kain, hanbok atau pakaian tradisional Korea, peralatan dapur, pernak-pernik, makanan, dan pakaian dengan harga grosir serta eceran.

Namun yang paling menarik wisatawan untuk datang ke sana yakni kuliner. Hampir setiap minggu, Gwangjang dikerumuni para pemburu kuliner. Pengunjung dapat menikmati beragam olahan kuliner khas Korea yang lezat, seperti cangkul (olahan ikan mentah atau sashimi), juk (bubur), sundaeguk (darah sosis sup), bibimbap, tteokbokki (kue beras), gimbap, jeon, yukhoe, mayak gimbap, dan masih banyak lagi.

Ada tiga makanan paling populer di kalangan pengunjung, yaitu jeon, yukhoe, dan mayak gimbap. Jeon merupakan sejenis pancake goreng yang terbuat dari campuran irisan daging, daging unggas, makanan laut, sayuran, nasi atau adonan gandum. Yukhoe pada dasarnya sajian steak ala Korea yang terbuat dari daging sapi mentah dibumbui dengan berbagai rempah-rempah dan saus, biasanya kecap, gula, garam, minyak wijen, daun bawang, bawang putih cincang, dan sari buah pir Korea. Kadang ditambah kuning telur mentah di atas sajiannya. Sedangkan mayak gimbap yakni nasi yang digulung dengan rumput laut, seperti sushi makanan khas Jepang. Saking populernya, tiga hidangan tersebut memiliki “gang makanan” sendiri sebagai bentuk dedikasi.

Selain kuliner, Gwangjang Market pun terus berkembang menjadi lokasi populer belanja fashion, terutama di kalangan anak muda untuk berburu pakaian arcade vintage. Arcade vintage dengan berbagai desain unik yang menarik banyak orang termasuk selebriti Korea. Jadi bagi para shopaholic, sangat tepat memasukkan Gwangjang Market sebagai salah satu agenda destinasi belanja yang akan dikunjungi. (IG)*

 

Check Also

Mengenal Batik Tulis Yogyakarta

JELAJAH NUSA – Sejak dinobatkan sebagai kota batik dunia, batik tulis Yogyakarta telah berkembang pesat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

bankbjb.co.id