Thursday , July 27 2017
Home / Aktivitas / Wisata Belanja / Dukung Pariwisata Pandeglang, WG UMKM Dirikan Pusat Oleh-oleh Produk Unggulan

Dukung Pariwisata Pandeglang, WG UMKM Dirikan Pusat Oleh-oleh Produk Unggulan

Salah Satu Pusat Oleh-oleh di Pandeglang. (Foto:Irwan/JN)

JELAJAH NUSA – Kabupaten Pandeglang di Provinsi Banten banyak menghasilkan produk makanan dan cenderamata untuk buah tangan. Di kabupaten yang identik dengan satwa langka badak Jawa bercula satu ini, terdapat banyak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang tersebar di 31 kecamatan. Working Group (WG) yang mewadahi para pelaku UMKM di sana, pertengahan Januari lalu mendirikan gerai sebagai upaya mendukung ekonomi dan pariwisata Pandeglang.

“Kami memanfaatkan potensi lokal yang ada di Kabupaten Pandeglang. Sejauh ini baru 270 UMKM yang masuk dalam daftar di WG. Sebetulnya masih banyak yang belum masuk, tetapi setiap kecamatan sudah ada yang mewakili,” terang Wakil Ketua WG Ansori saat dijumpai di gerainya di Jalan Lintas Timur AMD Cikole-Sukaratu, Pandeglang.

Dia menambahkan, gerai baru tersebut menjajakan berbagai olahan makanan khas dan kerajinan tangan. Di etalase dan rak tersedia aneka produk mulai dari kategori kuliner termasuk kudapan hingga cenderamata semisal anyaman. Namun demikian, jumlah item produk yang dijajakan tak banyak lantaran tempat yang terbatas.

“Sebetulnya di gerai ini hanya display produk karena tidak semua bisa ditampilkan. Hanya contoh beberapa saja dari setiap jenis produk unggulan. Di sini bisa direct selling tapi jika kebutuhan pembelian banyak, nanti akan kita sambungkan langsung dengan pelaku usahanya,” papar Ansori.

Gerai tersebut menawarkan produk dengan harga beragam tergantung ukuran dan kemasan. Ada makanan olahan mulai kerupuk kulit seharga 500 rupiah hingga cenderamata ekslusif yang ditawarkan sampai 2 juta rupiah.

Meski berdiri secara mandiri, WG tetap akan selalu bersinergi dengan pemerintah dalam mengembangkan produk lokal. “Kami akan meningkatkan kreativitas sebagai pelaku usaha. Intinya kami menciptakan masyarakat untuk berkarya dan bersinergi dengan pemerintah,” kata Ansori.

Yang menjadi penyemangat, imbuh dia, adalah keterlibatan salah satu BUMN yang dengan pihaknya merencanakan gerai itu menjadi kampung digital. Dengan begitu, pemasaran produk lokal yang dihimpunnya akan dilakukan juga secara online. (IA)*

 

 

Check Also

Berburu Tas Koja Hingga Emping Labuan

JELAJAH NUSA – Sehabis menjelajah alam Banten, rasanya kurang lengkap jika tidak menyambangi gerai kerajinan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

bankbjb.co.id